SISTEM
KOMUNIKASI
RADIO
AM DAN FM, JARINGAN 1G-4G SERTA BLOK SISTEM KOMUNIKASI ANALOG-DIGITAL DAN
KLASIFIKASINYA SINYAL

Disusun oleh:
1.
Abdul
Hamidan (191042018)
2.
Yoga
Ady Saputra (191042017)
3.
Aldi
Rinaldi (171041031)
4.
Muhamad
Wahyu W. (171041004)
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SANINS & TEKNOLOGI
AKPRIND YOGYAKARTA
2019/2020
SISTEM
KOMUNIKASI
A. Radio
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman
sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).
Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat
ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium
pengangkut (seperti molekul udara).
Ketika gelombang radio dikirim melalui kabel kemudian dipancarkan
oleh antena, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam
bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Dari pancaran gelombang
radio ini kemudian dapat diubah oleh radio penerima (pesawat radio) menjadi
signal audio atau lainnya yang membawa siaran dan informasi.
Gelombang radio merambat pada frekuensi 100,000 Hz sampai
100,000,000,000 Hz, sementara gelombang audio merambat pada frekuensi 20 Hz
sampai 20,000 Hz. Pada siaran radio, gelombang audio tidak ditransmisikan
langsung melainkan ditumpangkan pada gelombang
7 radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi
gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi
(FM). Radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi
bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio.
1.
Radio FM (frekuensi Modulasi)
Metode ini
digunakan untuk menyampaikan informasi melalui gelombang pembawa dengan
memvariasikan frekuensi Hal ini berbeda dengan sistem Modulasi Amplitudo (AM)
dimana sistem AM amplitudo dari gelombang pembawa yang bervariasi sedangkan frekuensi
tetap konstan.
Kelebihan FM
a.
Modulasi
ini dilakukan dengan mengubah variasi dalam frekuensi.Artinya, amplitudo gelombang
sinyal apapun tidak akan mempengaruhi output audio, asalkan sinyal dari
pemancar radio masih dalam jangkauan radio penerima.
b.
memiliki
sifat ketahanan terhadap noise dan interferensi. Alasan inilah kenapa gelombang
FM digunakan untuk transmisi siaran berkualitas tinggi.
c.
Modulasi
audio dapat diterapkan pada tahap pemancar berdaya rendah, dan tidak perlu
menggunakan bentuk penguatan linear untuk meningkatkan tingkat daya sinyal ke
final.
c.
d.
Transmisi
FM dapat menggunakan amplifier RF non-linear untuk memperkuat sinyal FM di
pemancar. Ini lebih efisien daripada penguat RF linear Oleh karena itu, untuk
keluaran daya pancar yang sama, pemancar FM lebih hemat energi dibandingkan
dengan pemancar lain.
Konsep FM agar menghasilkan sinyal FM, frekuensi radio
pembawa harus diubah searah dengan amplitudo dari sinyal audio yang masuk. Jika
gelombang sinyal memiliki penyimpangan dari 4 kHz, maka gelombang pembawa
dibuat untuk bergerak di 4 transmisi kHz. FM umumnya menggunakan band antara 88
sampai 108 MHz dengan gelombang bergerak naik dan turun (penyimpangan) sekitar
75 kHz, dikenal sebagai ‘band FM lebar atau WBFM. Memiliki bandwidth yang besar
dan mendukung untuk dengan kualitas baik. Lebar
band (band width)
kurang digunakan pada sistem komunikasi FM. pada sistem komunikasi dua arah
(seperti HT) menggunakan FM band yang sempit dengan deviasi dari 3 kHz.
Transmisi FM
FM umumnya
digunakan pada frekuensi radio VHF untuk menyiarkan musik dan percakapan dengan
kualitas tinggi. Suara dari siaran TV normal juga disiarkan menggunakan FM.
Band FM digunakan dalam siaran umumnya disebut lebar FM (wideband FM) atau
W-FM. Dalam radio dua arah, Narrowband FM (N-FM) digunakan untuk menghemat
bandwidth.
FM juga digunakan
untuk mengirim sinyal ke ruang angkasa. Wideband FM (W-FM) membutuhkan
bandwidth yang lebih lebar daripada sistem modulasi amplitudo (AM) dengan
sinyal modulasi yang setara, tetapi sinyal Wideband FM lebih tahan terhadap noise
dan interferensi. Sinyal FM juga dapat digunakan untuk membawa sinyal stereo, dengan
menggunakan multiplexing dan demultiplexing sebelum dan setelah proses FM.
2.
Radio AM (Amplitude Modulasi)
Sinyal AM merupakan salah satu bentuk modulasi dimana
sinyal informasi digabungkan dengan sinyal pembawa (carrier) berdasarkan
perubahan amplitudonya.Bentuk modulasi dimana amplitudo sinyal pembawa di
variasikan secara proposional berdasarkan sinyal pemodulasi (sinyal informasi).
Frekuensi sinyal pembawa tetap konstan.Besarnya amplitudo sinyal informasi
mempengaruhi besarnya amplitudo dari carrier, tanpa mempengaruhi besarnya
frekuensi sinyal pembawa.
Parameter sinyal yang mengalami perubahan adalah
amplitudonya, Amplitudo sinyal pembawa berubah-ubah sesuai dengan perubahan
amplitudo sinyal informasi. Rentang frekuensi AM adalah 500 Hz – 1600 KHz dan
panjang gelombang atau amplitudo AM adalah 1600 KHz – 30000 KHz. Jika
direntangkan dengan satuan meter, jangkauan sinyal AM bisa mencapai puluhan
ribu kilometer.
AM adalah metode pertama kali yang digunakan untuk
menyiarkan radio komersil. Kelemahan dari sistem AM adalah mudah terganggu oleh
gangguan atmosfer dan kualitas suara terbatasi oleh bandwidth yang sempit. Gelombang
AM mengalir dekat dengan tanah pada siang hari dan semakin tinggi ke angkasa
pada malam hai, yang artinya sulit untuk mendapatkan radius penyiaran selama
jam siang. AM juga mudah terhalang oleh bangunan tinggi.
Kelebihan AM
a. Jangkauan lebih jauh
b. Biaya murah
B. Perkembangan
1G, 2G, 3G, 4G
Teknologi sekarang
sudah sangat maju dan GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA adalah generasinya. GPRS
adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak
cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi
sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat
untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G.
G berarti
Generation dan berhubungan dengan kecepatan transmisi data
a.
1G
– Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
b.
2G
– Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps
c.
3G
– Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps
d.
3.5G
– Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps
e.
4G
– Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps
f.
5G
– Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps
Penjabaran secara singkat definisi dari setiap kata asing
yang berhubungan dengan teknologi:
Ø GPRS (General Packet Radio Service)
Teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan
paket data. GPRS disebut teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS :
e-mail, mms (pesan gambar), browsing, internet. Secara teori GPRS memberikan
kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.
Ø EDGE (Enhanced Data for Global Evolution)
Teknologi perkembangan dari GSM,. Kecepatan akses EDGE
secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS
(e-mail, mms, dan browsing).
Ø UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service)
UMTS disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan
fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas
video streaming, video conference, dan video calling). Secara teori kecepatan
akses UMTS sekitar 480kbps.
Ø HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
Disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena masih berjalan
pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps,
tapi lebih cepat.
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai
berikut:
a.
Generasi pertama
Suatu sistem
analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama.
Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
Teknologi ini hanya bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani
komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar. Kekurangannya jumlah
pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, spektrum frekuensi yang
boros dan derau intemodulasi (suara tidak
jernih).
b.
Generasi kedua
Dijadikan standar komersial dengan format digital,
kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.Antara generasi
kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan 2.5 G yaitu digital, kecepatan
menengah (hingga 150 Kbps).Teknologi yang masuk kategori 2.5 G adalah layanan
berbasis data seperti GPRS dan EDGE pada domain GSM dan PDN (Packet Data
Network) pada domain CDMA.
Teknologi ini menghasilkan suara yang lebih jernih karena
berbasis digital, jadi dapat
diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau interferensi
frekuensi lain. Akan tetapi kecepatan transfer
data masih rendah. Tidak efisien untuk trafik rendah. Jangkauan jaringan masih
terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).
c.
Generasi ketiga:
Mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi
(high-speed) dan aplikasi multimedia yang kecepatan
transfer datanya mencapai (144kbps-2Mbps), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan
UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama
resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and
Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink
Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah
dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000.
HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang
memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications
System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar
(sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).
Kelebihannya Memiliki kecepatan transfer data cepat
(144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti
internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain
yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah
memilih channel di TV.
d.
Generasi
Keempat
4G dikatakan
memiliki kecepatan 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan
kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika anda bepergian.
Dan dalam waktu yang singkat tentu saja.Untuk contoh seberapa cepat teknologi
4G adalah mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6
Menit.
4G adalah
singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology.
Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon
seluler.4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G.Nama resmi dari teknologi 4G
ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G
and beyond”.
Teknologi 4G
adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology.
Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon
seluler.
Sistem 4G
akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus
multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada
rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal
untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G,
yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.
Ini akan
dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu
menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang
dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis
layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai
nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony
yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).
C. BLOG
DIAGRAM ANALOG
Dalam mengkonversi sinyal informasi harus sesuai dengan
ketahanan peralatannya serta dimensi dari alat itu sendiri, ada yang sesuai
pada frekuensi rendah, frekuensi menengah, maupun frekuensi tinggi, baik dalam
bentuk sinyal listrik atau gelombang elektromagnetik. Secara umum blok diagram
untuk sistem komunikasi analog dapat diilustrasikan seperti gambar 1.
Gambar 1. Blok Diagram
Sistem Komunikasi Analog.
Pada gamabar 1 dapat
diurakan secara singkat fungsi tiap komponen penyusun blok diagram sistem komunikasi
analog sebagai berikut:
·
Sumber informasi: memberikan informasi sinyal masukan, dapat dalam bentuk audio, video,
maupun bentuk fisis lainnya
·
Transduser input: mengubah informasi masukan (audio,video) menjadi isyarat elektris sesuai
dengan karakteristik komponen elektronika peralatannya.
·
Modulator analog: memodifikasi dan menyesuaikan isyarat pembawa proporsional pada perubahan
isyarat elektris masukan dengan media transmisi yang digunakan, misalnya
gelombang radio.
·
Media Transmisi: dapat berupa kabel maupun non-kabel.
Beberapa sifat media transmisi
yang merugikan diantaranya:
·
Peredaman: biasanya sangat kecil, tetapi dapat pula besar
·
Distorsi: respon terhadap isyarat tidak sempurna, sifat distorsi adalah jika
isyarat tidak ada maka distorsi hilang.
·
Interferensi: gangguan oleh isyarat lain terhadap media transmisi, walaupun isyarat
ditiadakan interferensi tetap ada.
·
Derau: gangguan dari dalam
maupun luar mediatransmisi yang tidak dapat diramalkan.
Berikut gambar ilustrasai isyarat pada setiap node:
Gambar 2. Bentuk ilustrasi isyarat pada setiap node.
D. Blok
Diagram Sistem Komunikasi Digital
Komunikasi ini proses modulasinya dalam bentuk digital,
maka sebelum dimodulasi isyarat listrik keluaran transduser masukan harus
diubah dulu menjadi urutan biner. Media udara adalah kwantitas fisis nyata yang
bersifat analog, maka sebelum masuk media harus dianalogkan lagi, dengan kata
lain di media sinyalnya adalah analog yang merepresentasikan urutan digital.
Secara umum blok diagram untuk sistem komunikasi digital dapat diilustrasikan
seperti gambar 3.

Gambar 3. Blok diagram sistem komunikasi digital
Berdasarkan gambar 3 tersebut dapat diurakan secara
singkat fungsi tiap komponen penyusun blok diagram sistem komunikasi digital
sebagai berikut:
·
Sumber informasi: memberikan informasi sinyal masukan, dapat dalam bentuk audio, video,
maupun bentuk fisis lainnya
·
Transduser input: mengubah informasi masukan (audio,video) menjadi isyarat
elektris sesuai dengan karakteristik komponen elektronika peralatannya.
·
Source encoder: mengubah isyarat elektris menjadi
urutan kode biner.
·
Kanal encoder: menambahkan bit-bit khusus untuk
mengurangi bit error pada penerima.
·
Modulator analog: memodifikasi dan menyesuaikan isyarat pembawa
proporsional pada perubahan isyarat elektris masukan dengan media transmisi
yang digunakan, misalnya gelombang radio.
·
Media Transmisi: dapat berupa kabel maupun non-kabel.
Sistem komunikasi ini adalah simetris antara sisi
pengirim dan sisi penerima dengan garis cerminnya adalah media yang digunakan
untuk menyalurkan informasi. Secara umum bentuk isyaratnya pada setiap node
dapat dideskripsikan seperti gambar 4.
Gambar 4. Fungsi blok diagram sistem komunikasi digital
E. KLASIFIKASI
SINYAL
1.
Sinyal
multi channel adalah sinyal yang terdiri dari kumpulan beberapa sinyal
independen (komposit).
Contoh
: Sinyal broadband (kanal gambar, teks, voice), Sinyal video berwarna (kanal-kanal merah, hijau,
dan biru), Sinyal musik stereo
(kanal-kanal kiri dan kanan).
2.
Sinyal
Single channel adalah sinyal tunggal yang hanya terdiri dari satu sinyal
independen.
Contoh
: sinyal radio mediumwave (MW) pada radio biasa, Sinyal carrier, Sinyal FM.
3.
Sinyal
Waktu Kontinyu adalah sinyal yang memiliki variable independent yang bernilai
nyata (real). Contoh persamaan :
s1(t)=sin(10πt)
4.
Sinyal
Waktu Diskrit adalah sinyal dengan variable independen bernilai integer. Contoh:
Gelombang gempa. Contoh persamaan :
x(n)=sin(2πfn+θ)
5. Sinyal Periodik : Suatu gelombang disebut periodik jika
gelombang itu selalu berulang setiap selang waktu tertentu. x(t+T) = x(t)
Contoh: x(t) = A tan(ωt + 2θ)
6.
Sinyal
Tidak Periodik : Pola sinyal yang tidak berulang setiap waktu. Contoh : bit-bit
yang dikirim komputer. x(t+T) ≠ x(t)
Contoh:
x(t) = sin(1.5ωt - πt)
7.
Sinyal
bernilai diskrit adalah sinyal yang variabel dependennya merupakan bilangan
diskrit.
Contoh
persamaan: x(n) = sin(3π n)
8.
Sinyal
bernilai kontinyu adalah sinyal yang variabel dependennya merupakan bilangan
nyata. Contoh persamaan: x(t) = 3 cos(1.5πft) + 3 cos(2.5πft)
9.
Sinyal
Fungsi Genap : sinyal berharga real x(t), dan simetris terhadap sumbu y.
mempunyai sifat: f(-t) = f(t).
Contoh: y(t)=cos(5 π.t +300)
10.
Sinyal
fungsi ganjil adalah suatu sinyal yang berbentuk tidak semetris (ganjil).
mempunyai
sifat: -f(-t) = f(t).
Contoh: y(t)=
3sin(3/2 π.t/10)
Contoh Soal


JAWAB:



DAFTAR PUSTAKA
http://jarkomsuyanto.blogspot.com/2017/12/pengertian-gelombang-radio-am-fm.html/ Diakses Pada Tanggal 30
September 2019
http://sis.binus.ac.id/2018/03/09/perkembangan-teknologi-1g-2g-3g-3-5g-4g-dan-5g/Diakses Pada Tanggal 30
September 2019
http://redaksibijak.blogspot.com/2016/11/blok-diagram-sistem-komunikasi-analog.html/
Diakses Pada Tanggal 30 September 2019
http://redaksibijak.blogspot.com/2016/11/blok-diagram-sistem-komunikasi-digital.html/ Diakses Pada Tanggal
30 September 2019
http://tijaswulandari.blogspot.com/2012/11/klasifikasi-sinyal-dan-contohnya.html/
Diakses Pada Tanggal 30 September 2019



Tidak ada komentar:
Posting Komentar